Mantan Terus Mengirim Pesan?

Mantan Terus Mengirim Pesan? Haruskah Dibalas?

Mantan Terus Mengirim Pesan? kamu dan mantan kamu putus beberapa bulan yang lalu, tetapi sekarang dia mengirimi kamu pesan? Sebagian dari kamu ingin merespons, tetapi bagian lain dari kamu mengingat semua alasan kamu putus. Apakah ini terdengar familiar? Jika kamu bertanya pada diri sendiri, “Haruskah saya berbicara de6ngan mantan saya?” Berikut adalah beberapa saran tentang cara mengelola situasi.

 

Baca juga: Cara Berhenti Mencintai Seseorang: 5 Langkah yang Mungkin Membantu

 

Haruskah Membalas Pesan Mantan?

Meskipun tidak sopan untuk mengabaikan teks dari beberapa orang, kamu perlu mempertimbangkan mengapa mantan kamu mengirimi kamu pesan dan alasan mengapa kamu putus sejak awal.

Jika kamu memiliki hubungan persahabatan dengan mantan kamu dan terus berbicara dengan mantan kamu secara teratur, kamu dapat mengirim pesan kembali kepadanya. Terkadang orang putus karena mereka tahu bahwa mereka tidak ditakdirkan untuk menjalin hubungan kencan dan bahwa kamu lebih baik sebagai teman.

Sebagai teman, tidak apa-apa untuk mengirim SMS ke mantan kamu dan dengan santai menanyakan apa yang terjadi dalam hidup mereka sesekali. Mereka bisa melakukan hal yang sama. Jika kamu tidak mengirim pesan teks kepada mantan kamu lebih banyak daripada mengirim SMS ke teman dan keluarga kamu, tidak ada alasan mengapa kamu tidak harus terus bersikap ramah.

Namun, percakapan harus tentang teman. Jika kamu berakhir dalam posisi di mana SMS timbal balik kamu menjadi lebih romantis atau memiliki nada seksual, kamu perlu mengevaluasi apakah kamu harus mengirim SMS kembali. Perbedaan antara pasangan yang berbicara dengan kamu dan mantan yang berbicara dengan kamu adalah signifikan.

Sebagai pasangan, kamu dapat menyarankan rencana untuk akhir pekan atau menantikan untuk bertemu satu sama lain di malam hari. Sebagai mantan yang ramah, percakapan SMS tidak boleh melewati batas ke dalam sexting.

Meskipun tidak sopan untuk mengabaikan teks dari beberapa orang, kamu perlu mempertimbangkan mengapa mantan kamu mengirimi kamu pesan dan alasan mengapa kamu putus sejak awal.

Jika kamu memiliki hubungan persahabatan dengan mantan kamu dan terus berbicara dengan mantan kamu secara teratur, kamu dapat mengirim pesan kembali kepadanya. Terkadang orang putus karena mereka tahu bahwa mereka tidak ditakdirkan untuk menjalin hubungan kencan dan bahwa kamu lebih baik sebagai teman.

Sebagai teman, tidak apa-apa untuk mengirim SMS ke mantan kamu dan dengan santai menanyakan apa yang terjadi dalam hidup mereka sesekali. Mereka bisa melakukan hal yang sama. Jika kamu tidak mengirim pesan teks kepada mantan kamu lebih banyak daripada mengirim SMS ke teman dan keluarga kamu, tidak ada alasan mengapa kamu tidak harus terus bersikap ramah.

Namun, percakapan harus tentang teman. Jika kamu berakhir dalam posisi di mana SMS timbal balik kamu menjadi lebih romantis atau memiliki nada seksual, kamu perlu mengevaluasi apakah kamu harus mengirim SMS kembali. Perbedaan antara pasangan yang berbicara dengan kamu dan mantan yang berbicara dengan kamu adalah signifikan.

Sebagai pasangan, kamu dapat menyarankan rencana untuk akhir pekan atau menantikan untuk bertemu satu sama lain di malam hari. Sebagai mantan yang ramah, percakapan SMS tidak boleh melewati batas ke dalam sexting.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *